SUMENEP, Peduli Bencana Banjir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, S.T.P., MSi terjunkan Tim Kesehatan Hewan (Keswan) untuk memberikan pelayanan kesehatan terpadu kepada hewan ternak yang terdampak banjir. Selasa, 3 Januari 2023.
Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto, S.T.P., M.Si melalui Kabid Kesehatan Hewan, Drh. Zhulfa menyampaikan bahwa adanya Bencana Banjir yang melanda Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berimbas pada sektor pertanian saja, akan tetapi juga berdampak kepada sektor peternakan.
“Imbas dari banjir tersebut tidak hanya pada sektor pertanian tapi juga sektor peternakan, sehingga pihaknya bersama TIM harus memastikan ke lapangan, peternak mana yang mendapatkan imbas dari bencana banjir ini” kata Drh Zulfah kepada media center, Selasa (3/23).
Pihaknya menuturkan, ternak yang terdampak banjir tentu memerlukan bantuan, sehingga Tim Kesehatan Hewan dari DKPP Sumenep ditugaskan untuk segera melakukan pelayanan kesehatan hewan terpadu.
“Pelayanan tersebut berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pemberian vitamin,” tuturnya.
Menurutnya, pengamatan terhadap penyakit sebagai Sistem peringatan Dini ‘early warning system’ dan sangat perlu dilakukan untuk mencegah adanya kemungkinan wabah penyakit hewan akibat dampak banjir.
“Pasca Banjir, Hewan ternak baik jenis unggas, sapi maupun kambing biasa rawan terserang penyakit,” ungkapnya.
Sebab, terang Zulfah akrabnya bahwa banjir biasanya membawa bibit penyakit yang menyebabkan hewan luka.
“Sedangkan setelah banjir ancaman rumput yang mengandung zat-zat beracun, bibit cacing dan sebagainya,” terangnya.
Berkenan dengan hal tersebut, Asyanto, salah satu petugas Paramedik Veteriner saat ditemui di salah satu lokasi terdampak banjir di desa Lenteng mengungkapkan, musibah banjir yang melanda Desa Sendir, Kecamatan Lenteng telah menyebabkan 1 ekor sapi mati dan 2 sakit.
“Setelah kami data untuk Desa Sendir populasi sapi mencapai 317 ekor dan 211 kambing,” tuturnya.
Ia memastikan, ratusan hewan ternak yang terdampak banjir namun masih selamat tersebut sudah mendapatkan suntikan dan vitamin.
“Insyaallah, kami petugas Paramedik Veteriner mewakili DKPP Kabupaten Sumenep siap 24 jam untuk memantau perkembangan hewan ternak pasca banjir yang melanda di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Sumenep,” tandas Asyanto. (*)

0 Komentar