SUMENEP, --- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengapresiasi program Dandim 0827/Sumenep telah menyiapkan lahan pertanian untuk penanaman jagung.
Hal itu disampaikan Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto, saat kegiatan aksi penanaman jagung hibrida di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, oleh Bupati Sumenep dan Dandim Sumenep. Kamis 21 Juli 2022.
“Intinya kami menyambut hangat dan mengapresiasi kepada Kodim 0827 Sumenep yang telah menyediakan lahan pertanian untuk penanaman jagung, demi ketahanan pangan daerah,” Ungkapnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Sumenep.
Sebab menurut arif panggilan akrabnya menjelaskan, sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah.
“Karena sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat,” ungkapnya menegaskan.
Kadis Arif juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Sumenep merupakan salah satu sentra produksi pangan di Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi luar biasa untuk terus mengembangkan komoditas pertanian seperti tanaman jagung dan padi, serta tanaman pangan lainnya.
“Dengan support dari Kodim ini kami yakin produktivitas pertanian di Kabupaten yang kita cinta ini akan semakin maju dan meningkat meningkat,” tukasnya.
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, S.E, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program ketahanan pangan ini menjadi atensi TNI Angkatan Darat.
“Program ini dari atas, yakni TNI Angkatan Darat, menugaskan kami untuk lebih aktif dibidang pertanian, demi ketahanan pangan Nasional termasuk Daerah Kabupaten Sumenep ini,” katanya saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, Komandan Donny panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa awalnya pihaknya ditugaskan untuk memanfaatkan lahan tidak produktif di berbagai daerah.
“Sebenarnya program awalnya kita diperintah untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur di satuan-satuan. Karena di Sumenep ini kita tidak punya lahan untuk pertanian akhirnya kita berkolaborasi dengan masyarakat,” ungkapnya.
“Jadi kalau perintah awalnya kita memanfaatkan lahan tidur. Tapi bagi kami ini kami bungkus sebagai langkah awal bahwa kedepan kita akan aktif dalam ketahanan pangan dan pertanian di Kabupaten Sumenep,” imbuh pria asal Kabupaten Nganjuk itu.
Bahkan menurut mantan Kopassus itu menegaskan, demi keberhasilan produktivitas lahan pertanian, pihaknya akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membantu petani mengolah lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif.
“Nanti kita akan bantu semua kebutuhan petani dalam mengolah lahan pertanian ini. Misalnya jika di Dinas Pertanian ada bantuan bibit dan pupuk maka kami akan bantu komunikasikan,” pungkas Komandan Donny. (*)


0 Komentar