SUMENEP, --- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, optimis akan memaksimalkan Rumah Demplot Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di 5 Kecamatan.
Strategi ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Senin 23/05/2022.
Program yang dilaksanakan oleh DKPP Kabupaten Sumenep ini merupakan bantuan dari APBD Povinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2022.
DKPP Kabupaten Sumenep, sebelumnya telah menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan serta memfasilitasi pelaksanaan P2L yang telah dianggarkan dari APBD Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur tersebut.
Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan di 5 (Lima) Kecamatan, di antaranya Kecamatan Batang Batang, Kecamatan Pragaan, Kecamatan Bluto, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Batuputih.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto Menyampaikan bahwa kegiatan P2L ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan ditingkat keluarga melalui pemenuhan pangan dan gizi rumah tangga.
“Program pelatihan P2L yang sudah di gelar di 2 (dua) kecamatan tersebut, meliputi Kecamatan Batang Batang dan Kecamatan Pragaan ini disertai dengan bantuan berupa benih dan bibit sayuran juga bibit ikan lele,” katanya, (20/05).
Arif Firmanto juga menyampaikan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas serta pendapatan petani dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara maksimal baik ditanam langsung maupun menggunakan media polybag utamanya dalam hal penanaman.
“Mulai dari penyemaian benih hingga penanganan pasca panen dan berorientasi pada pasar sekaligus upaya mewujudkan ketahanan pangan ditingkat keluarga melalui pemenuhan pangan dan gizi rumah tangga serta berorientasi pada pasar untuk meningkatkan pendapatan petani,” jelasnya
Dengan demikian, pihaknya berharap dengan adanya pelatihan P2L ini mampu menjadi media bagi para petani untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan bersikap aktif selama pelatihan berlangsung.
“Guna mendukung pencapaian program Kementerian Pertanian, dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di jawa Timur dan Sumenep secara khusus,” pungkasnya. (*)


0 Komentar